loader

Pengertian Kardiovaskular

Dalam banyak artikel maupun jurnal kesehatan, sering didapati istilah penyakit kardiovaskular. Banyak yang mengaitkannya dengan penyakit jantung dan lain sebagainya. Pernyataan ini tentu tidak salah, namun kardiovaskular tidak hanya mengenai masalah pada jantung. Lalu apa itu kardiovaskular? Penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Contoh penyakit kardiovaskular yang umum ada serangan jantung, aritmia, gagal jantung, hingga stroke.

Menurut World Health Organization (WHO)/ Organisasi Kesehatan Dunia, Penyakit Kardiovaskular (PKV) adalah penyebab utama kematian dini dan kecacatan di seluruh dunia, diperkirakan terdapat 17,9 juta kematian akibat penyakit kardiovaskular (PKV) setiap tahunnya atau menyumbang 32% dari seluruh kematian global, dengan lebih dari tiga perempat kematian tersebut terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. 

Komponen Sistem Kardiovaskular

Sistem kardiovaskular terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan darah. Fungsi utama sistem ini adalah untuk mengangkut nutrisi dan darah yang mengandung banyak oksigen menuju seluruh tubuh, serta membawa darah terdeoksigenasi kembali ke paru-paru.

Ada dua sistem peredaran darah dalam tubuh. Yang pertama adalah sistem peredaran darah sistemik. Ini adalah sistem peredaran darah utama yang mengangkut darah ke organ, jaringan, dan sel di seluruh tubuh.

Yang kedua adalah sistem peredaran darah paru. Sistem peredaran darah ini menggerakkan darah antara jantung dan paru-paru. Di sinilah oksigen memasuki darah dan karbon dioksida meninggalkan darah.

Tentang Penyakit Jantung Koroner

Orang dengan Penyakit Kardiovaskular lebih mungkin mengalami kejadian penyakit jantung di kemudian hari seperti angina tidak stabil, infark miokard, dan kematian jantung mendadak.

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah karena adanya penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah jantung (arteri koroner) akibat kerusakan lapisan dinding pembuluh darah (Aterosklerosis). Ketika pembuluh darah jantung (arteri koroner) tersumbat oleh timbunan lemak, jika lemak semakin menumpuk, maka arteri akan semakin menyempit, dan membuat aliran darah ke jantung berkurang. Adanya penumpukan plak di arteri koroner akan menghalangi masuknya oksigen ke otot jantung.

Tanda & Gejala Penyakit Jantung Koroner

Tanda dan gejala khas PJK adalah keluhan rasa tidak nyaman di dada atau nyeri dada (angina) yang berlangsung selama lebih dari 20 menit saat istirahat atau saat aktivitas yang disertai gejala keringat dingin atau gejala lainnya seperti lemah, rasa mual, dan pusing.

Baca juga: 6 Penyakit Kardiovaskular yang Paling Umum Terjadi

 

Sumber:

https://labcito.co.id/kardiovaskular-pengertian-sebab-dan-contoh-penyakit/

https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)

https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic/yuk-kenali-apa-itu-penyakit-jantung-koroner-pjk

https://www.neliti.com/id/publications/163285/faktor-risiko-penyakit-jantung-koroner-pjk-pada-perempuan-baseline-studi-kohor-f#cite

https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jkki/article/view/1257

https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic/apa-saja-tanda-dan-gejala-penyakit-jantung-koroner-pjk